Dolia

acoustic guitar, female voice, pop

August 9th, 2024suno

가사

Di sebuah desa kecil yang dikelilingi oleh hutan yang lebat, hiduplah sepasang anak kembar bernama Heino dan Dolia. Mereka sangat mirip, dengan mata biru yang bersinar seperti langit musim panas dan rambut biru muda yang lembut seperti sutra. Meski sering dianggap nakal, hati mereka penuh dengan kebaikan dan petualangan. Suatu hari, saat matahari mulai terbenam dan langit berwarna jingga, Heino dan Dolia duduk di tepi hutan, tempat di mana kisah-kisah ajaib sering diceritakan oleh penduduk desa. Mereka mendengar bahwa di dalam hutan, jauh di antara pepohonan yang tinggi dan bunga-bunga yang berwarna-warni, ada peri-peri kecil yang hanya muncul kepada mereka yang benar-benar percaya. "Dolia, apa kau pikir kita bisa melihat peri?" tanya Heino dengan mata berbinar penuh harap. Dolia mengangguk sambil menggenggam tangan saudaranya erat-erat. "Jika kita percaya, mungkin kita akan melihatnya. Mereka bilang peri hanya muncul saat malam tiba dan bintang pertama bersinar." Dengan semangat, mereka melangkah masuk ke dalam hutan, berpegang pada cahaya bulan yang mulai muncul. Setiap langkah mereka dipenuhi oleh rasa ingin tahu dan sedikit ketakutan, namun keinginan mereka untuk melihat peri jauh lebih kuat. Mereka berjalan hingga mencapai sebuah sungai kecil yang mengalir jernih, tempat di mana bunga-bunga aneh yang bercahaya tumbuh di sepanjang tepinya. Mereka duduk di dekat sungai, memandang ke arah air yang berkilauan di bawah cahaya bintang. "Aku merasa ini tempatnya," bisik Dolia. Tiba-tiba, di atas kepala mereka, seberkas cahaya lembut muncul dari antara dedaunan. Perlahan-lahan, cahaya itu turun dan berubah menjadi sosok kecil yang bersinar. Peri itu memiliki sayap yang transparan, berkilauan dengan warna-warna yang tidak pernah mereka lihat sebelumnya. Heino dan Dolia menahan napas, mata mereka terbuka lebar melihat keajaiban di depan mereka. Peri itu tersenyum, lalu berkata dengan suara lembut, "Kalian telah menemukan kami karena kalian percaya. Ingatlah, keajaiban hanya datang kepada mereka yang memiliki hati yang murni dan penuh keyakinan." Dengan kata-kata itu, peri-peri lainnya muncul dari balik bunga-bunga dan pepohonan, menari-nari di sekitar mereka dengan tawa riang. Heino dan Dolia merasa seperti berada di dalam mimpi yang indah, dikelilingi oleh keajaiban yang tak terlukiskan. Malam itu, di bawah bintang-bintang yang berkelip di langit, Heino dan Dolia tahu bahwa mereka akan selalu mengingat saat ini, ketika mereka melihat peri dan membuktikan bahwa keajaiban benar-benar ada bagi mereka yang percaya.

추천

A Day In the Life
A Day In the Life

jazz downtempo, nu-jazz, ambient, electronica

Between the Light and Dark
Between the Light and Dark

enigmatic pop rhythmic

Empty Showground
Empty Showground

pretty alt-emo, pretty melodic alt-goth, bossa nova, cello, double bass

System Intruder
System Intruder

pop punk,rock,punk rock,skate punk,energetic,melodic,punk

Eisnebel  love GGAIAI
Eisnebel love GGAIAI

Style of contemporary Japanese girl idol groups aims to have a sparkling, bright feel, making it perfect for dancing.

Vuelvo?
Vuelvo?

Spanish Hyper Psychodelic Techno House Trap Ibiza Trance Music Male voice

Агенты Высот
Агенты Высот

electronic,synthpop,melodic,energetic,futuristic,electropop,quirky

Bebop Lullaby
Bebop Lullaby

instrumental,hip hop,jazz rap,mellow,sampling,conscious hip hop,boom bap,rhythmic,1940s

Clash of Wills
Clash of Wills

male vocalist,alternative rock,emo,indie rock,emo-pop,acoustic

SKIN, FLESH, BONE, SOUL  - Part I
SKIN, FLESH, BONE, SOUL - Part I

dark-classical, Requiem choral, orchestra, Vienna symphony, Requiem D minor, dark-heavenly, SKIN, FLESH, BONE, SOUL,

Another Tick
Another Tick

Nu Metal, Alternative, song about dark digital future

На хате вечерок
На хате вечерок

блатной шансон акустический мелодичный

春天归来
春天归来

Keyboard, 80s Pop, fast rock, live, powerful clean female singer, aggresive,

Waking Up
Waking Up

eerie strings, slow, atmospheric

Echoes in the Mist
Echoes in the Mist

orchestral synth mournful cinematic chillout flute drum bagpipe folkish acoustic guitar dramatic pauses bass cello